Rahasia Berinvestasi Sukses dengan Emas

Bagaimana Uang Hasil Kerja Keras Anda Mempunyai NILAI dan DAYA BELI Yang Sama 10 Bahkan 20 Tahun Yang Akan Datang? Bagaimana Menghindari Perampok Yang Tidak Pernah Di Tangkap Polisi, Yakni Inflasi? Bagaimana Dengan MUDAH dan PASTI, EMAS Membantu Perencanaan Keuangan Keluarga Terutama Biaya Pendidikan dan Masa Depan Anak Anda?

Minimal Design

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown ...

Download high quality wordpress themes at top-wordpress.net

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown ...

Easy to use theme admin panel

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown ...

Tampilkan postingan dengan label Tutorial IT. Tampilkan semua postingan

Menggunakan proxy connection untuk semua aplikasi windows 8.


Windows 8 memang memiliki beberapa kelebihan. Selain diantaranya beberapa tampilan dan fitur-fitur baru yang ditawarkan adalah mengenai hal kecepatan dan efisiennya bagian bagian dari windows tersebut. Hanya satu masalahnya yang bisa membuat pusing kepala, yaitu jika Windows 8 digunakan di belakang proxy alias harus melewati proxy untuk mengakses Internet. 
Saya menggunakan Windows 8 baik di rumah maupun di kampus. Yang di rumah tidak menjadi masalah, akses Internet menggunakan Speedy. Update otomatis berjalan dengan baik. Begitu juga dengan aplikasi Pokki yang digunakan untuk memunculkan tombol Start, serta Windows App Store-nya dapat berfungsi normal. Sedangkan yang di kampus, update otomatis Windows tidak jalan, aplikasi Pokki juga tidak berfungsi, termasuk Windows App Store-nya. Bingung juga, karena hardisk yang di kampus adalah cloning-an hardisk yang di rumah, kok bisa beda ya?
Setelah diteliti masalahnya adalah penggunaan proxy berautentikasi pada komputer yang di kampus. Windows 8 tidak bisa melakukan update dan juga akses App Store jika harus melewati proxy.
Gawat juga nih, soale Windows Defender-nya sudah minta di-update terus. Ya sudah, seperti biasa, tanya Oom Gugel deh. Ketemu juga akhirnya. Nah, yang mempunyai persoalan yang sama, bisa coba langkah-langkah di bawah ini:
  1. Instal CCProxy untuk membuat komputer kita menjadi host proxy. CCProxy bisa di-donlot di sini.



  1. asdf
  2. Jalankan CCProxy, buka Options -> Advanced -> Cascading -> Enable Proxy Cascading. Masukkan proxy yang sekarang digunakan, masukkan username dan password untuk mengakses proxy tersebut, dan klik OK. Minimize CCProxy, biarkan berjalan di background. Tambahkan CCProxy pada startup dengan cara: Tekan tombol Windows+R, tulis “shell:Startup”, tempelkan shortcut CCProxy pada folder tersebut.
  3. Untuk membuka blok program yang menolak akses melalui proxy, gunakan Loop Back Exemption Utility Tool. Setelah di-instal, jalankan aplikasi tersebut, tekan “Exempt All”, dan “Save Changes”. Nanti, setiap kali meng-instal program baru, jalankan kembali aplikasi ini untuk membuka blok program yang baru.
  4. Konfigurasi komputer sebagai proxy server yang baru. Buka Internet Explorer -> settings -> Internet options (atau buka Control Panel -> Network and Internet -> Network and Sharing Center -> Internet options). Buka tab Connections, klik LAN Settings, ganti alamat proxy dengan alamat IP komputer ini, dan ganti port-nya menjadi 808.
  5. Untuk mengecek apakah konfigurasi proxy yang baru sudah berhasil: buka command prompt sebagai administrator, ketik “netsh winhttp import proxy source = ie”. Jika semua OK, akan tampil alamat proxy yang baru yaitu alamat komputer ini dengan port 808.
  6. Modifikasi file registry. Tekan tombol Windows+R, ketik regedit, dan OK. Cari HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\NlaSvc\Parameters\Internet\ EnableActiveProbing. Ganti value-nya dengan 0 (nol).
  7. Modifikasi group policy, dengan menekan lagi tombol Windows+R, ketik gpedit.msc, dan OK. Buka Computer Configuration -> Administrative Templates -> Network Isolation. Klik 2 kali ”Proxy Definitions Are Authorative”, pilih “enable”, klik OK. Lakukan juga pada ”Subnet definitions are authorative”.
Beres. Tiba-tiba, peringatan untuk meng-update Windows Defender hilang. Berarti sekarang Windows sudah bisa melakukan update. Lalu aplikasi Pokki pun bisa berjalan dan bisa mengakses Windows App Store. Donlot Angry Birds dolo ah …..
Semoga bermanfaat.
Sumber: http://drdebmath.blogspot.com/2012/11/use-proxy-windows8-iitg.html

Ubuntu 13.04 Gagal mounting NTFS HDD dalam dual boot windows


Selamat pagi kawan. pagi ini saya mencoba mengawali hidup saya dengan sistem operasi baru berbasis linux yang baru di rilis kawan. Ya, ubuntu 13.04. :D
Setelah proses installasi semalam, saya cukup puas dengan performanya. Setidaknya lebih baik lah dari pendahulunya 12.10. hehe

Tapi pagi ini saat memulai dengan ubuntu ini, saya cukup heran karena si ubuntu ternyata gagal mounting hardisk yang berformat NTFS yang merupakan sistem windows. Infonya si karena saya telah melakukan proses hibernate. Karena ubuntu tidak bisa mounting hardisk yang dalam kondisi hibernate di windows. Infonya kurang lebih seperti ini kawan.


wah cukup repot nih kalau ndak bisa, karena data saya berada di device windows. akhirnya saya coba mencari cara untuk melakukan proses mounting ulang hardisk windows yang berformat NTFS itu. Dan berikut sedikit tips cara re mounting hardisk windows anda :

  1. Booting ulang dengan menggunakan windows, dan lakukan proses shutdown system secara normal. Selanjutnya anda dapat booting ulang kembali kedalam linux Ubuntu ini dan selanjutnya patisi akan di mount dalam status read-write mode secara otomatis ketika kamu membuka nya dalam Nautilius.
  2. Jika anda tidak dapat mengakses hardisk anda, maka anda dapat melakukan proses mounting secara manual dalam mode read only berikut :


    • Check terlebih dahulu beberapa mount point yang anda punyai termasuk partisi windows, dalam folder berikut /media gunakan perintah berikut:
      ls /media
    • Jika anda tidak melihat folder windows dalam direktori ini maka anda harus membuat sebuah folder, sesuai yang anda inginkan, kalau perintah dibawah ini saya menggunakan folder windows, dengan mengikuti perintah berikut :
      • sudo mkdir /media/windows
    • Selanjutnya lakukan proses mounting partisi dengan mode read-only kedalam folder yang anda buat tadi, dengan mengikuti perintah berikut:
      mount -t ntfs-3g -o ro /dev/sda3 /media/windows
    • Sekarang anda dapat mengakses file yang terdapat dalam windows anda melalui partisi ini.


      Berikut proses mounting di ubuntu 13.04 yang saya lakukan kawan :

Firewall (Shorewall) linux debian



Wahai kawan hari ini kami kuliah keamanan jaringan, kebetulan hari ini topik kami membahas firewall linux. dan membahas paket shorewall. dan berikut ini adalah ringkasan tentang bahasan kami hari ini.



menangani trafik ntuk jumlah yang besar ada yang mahal itu ang applience itu miliknya cisco asa 1500 juga ada juga yang pix itu mhal licensenya 50 juta lebih kalau alatnya 200 juta lengkap sama license nya jadi seperti beli antivirus. ternyata tidak berfungsi sebagai touter tapi sebagai IPS juga.
shorewall didesian di gatway tidak di client. tapi sebenarnya shorewall itu juga memanfaatkan dari iptables.

input output dan forward --> chain
mangle nat --> postrouting,prerouting,dan output

DMZ -- > area yang dilindungi dengan 2 firewall. yaitu untuk mengamankan dari sisi external dan internal

interface harus dideklarasikan di shorewall. di dmz interfacenya ada 3.

PENS topologinya  pasang firewall nya di GTW-EEPIS.

zones kita kasih your networknya adalah --> net
your server -- > fw

rules
---------------------------
from to net --> ok/accept
from net to fw --> access denied/drop
from other --> denied

installation
---------------

apt-get remove portmap
apt-get remove


copykan configurasi example di /usr/shar/doc/shorewall/examples/one-interface di /etc/shorewall/

bedakan shorewall sebelum start dan stelah start.

harusnya stelah shorewall di start maka di iptabless akan bertambah

format
----------------------
ACCEPT all fw tcp 80

dan seperti biasa kami diberikan tugas harian tentang manipulasi shorewall dimana dengan menggunakan shorewall harus bisa seperti berikut :

1. bisa ping tapi gak iso di trace
2. deteksi string virus langsung di blok oleh firewall.

jawaban :

1. konfigurasi yang bisa digunakan untuk menjawab soal nomor satu adalah :



2. konfigurasi yang digunakan untuk menjawab nomor dua adalah

Repositori Ubuntu 11.10 'Oneiric Ocelot' Indonesia

Repo Kambing:
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ oneiric main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ oneiric-updates main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ oneiric-security main restricted universe multiverse


Repo Ukdw:
deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu oneiric main restricted universe multiverse
deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu oneiric-updates main restricted universe multiverse
deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu oneiric-security main restricted universe multiverse
deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu oneiric-backports main restricted universe multiverse
deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu oneiric-proposed main restricted universe multiverse


Repo UGM:
deb http://repo.ugm.ac.id/ubuntu/ oneiric main restricted universe multiverse
deb http://repo.ugm.ac.id/ubuntu/ oneiric-updates main restricted universe multiverse
deb http://repo.ugm.ac.id/ubuntu/ oneiric-security main restricted universe multiverse
deb http://repo.ugm.ac.id/ubuntu/ oneiric-backports main restricted universe multiverse
deb http://repo.ugm.ac.id/ubuntu/ oneiric-proposed main restricted universe multiverse


Repo Kebo:
deb http://kebo.eepis-its.edu/ubuntu/ubuntu/ oneiric main restricted universe multiverse
deb http://kebo.eepis-its.edu/ubuntu/ubuntu/ oneiric-updates main restricted universe multiverse
deb http://kebo.eepis-its.edu/ubuntu/ubuntu/ oneiric-security main restricted universe multiverse


Repo Kavalinux:
deb http://mirror.kavalinux.com/ubuntu/ oneiric main restricted universe multiverse
deb http://mirror.kavalinux.com/ubuntu/ oneiric-updates main restricted universe multiverse
deb http://mirror.kavalinux.com/ubuntu/ oneiric-security main restricted universe multiverse


Repo Unej:
deb http://mirror.unej.ac.id/ubuntu/ oneiric main restricted universe multiverse
deb http://mirror.unej.ac.id/ubuntu/ oneiric-updates main restricted universe multiverse
deb http://mirror.unej.ac.id/ubuntu/ oneiric-security main restricted universe multiverse


Repo Komo:
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ oneiric main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ oneiric-updates main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ oneiric-security main restricted universe multiverse

Repo Kebo PENS:
deb http://kebo.eepis-its.edu/ubuntu/ oneiric main restricted universe multiverse
deb http://kebo.eepis-its.edu/ubuntu/ oneiric-updates main restricted universe multiverse
deb http://kebo.eepis-its.edu/ubuntu/ oneiric-security main restricted universe multiverse

Jenis - Jenis Konektor FIBER OPTIC

Sekarang kita coba mengenal jenis-jenis konektor fiber optic jenis konektor ada beberapa yang sering digunakan seperti ST, SC, FC, LC ,SMA dll ,konektor yang biasa digunakan untuk koneksi OTB adalah konektor ST atau FC .

contoh gambar untuk macam2 konektor. APA ITU FIBER OPTIC
Fiber optik adalah sebuah kaca murni yang panjang dan tipis serta berdiameter sebesar rambut manusia. Dan dalam pengunaannya beberapa fiber optik dijadikan satu dalam sebuah tempat yang dinamakan kabel optik dan digunakan untuk mengantarkan data digital yang berupa sinar dalam jarak yang sangat jauh.

JENIS-JENIS FIBER OPTIC
1. Single-mode fibers
Mempunyai inti yang kecil (berdiameter 0.00035 inch atau 9 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 1300-1550 nanometer)








2. Multi-mode fibers
Mempunyai inti yang lebih besar(berdiameter 0.0025 inch atau 62.5 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 850-1300 nanometer)








CARA KERJA FIBER OPTIC
Sinar dalam fiber optik berjalan melalui inti dengan secara memantul dari cladding, dan hal ini disebut total internal reflection, karena cladding sama sekali tidak menyerap sinar dari inti. Akan tetapi dikarenakan ketidakmurnian kaca sinyal cahaya akan terdegradasi, ketahanan sinyal tergantung pada kemurnian kaca dan panjang gelombang sinyal.
KEUNTUNGAN FIBER OPTIC
Murah : jika dibandingkan dengan kabel tembaga dalam panjang yang sama.
Lebih tipis: mempunyai diameter yang lebih kecil daripada kabel tembaga.
Kapasitas lebih besar.
Sinyal degradasi lebih kecil.
Tidak mudah terbakar : tidak mengalirkan listrik.
Fleksibel.
Sinyal digital.



Dikutip dari http://www.belajar-bareng.co.cc/2008/08/jenis-jenis-konektor-fiber-optic.html

Belajar IpTables (Firewall)

Tulisan ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan dasar mengenai pemfilteran paket menggunakan IPTables pada Linux. Tulisan ini bersifat general yang menjelaskan secara umum bagaimana sintaks IPTables dibuat. Beberapa (banyak?) bagian dari tulisan diambil dari official site IPTables . Tidak ada copyright apapun dalam dokumen ini, anda bebas menyalin, mencetak, maupun memodifikasi (dengan menyertakan nama penulis asli). Kritik, koreksi, saran dan lain-lain silahkan dialamatkan ke email tersebut di atas. Semoga bermanfaat.



1. Persiapan

Sebelum mulai, diharapkan pembaca sudah memiliki pengetahuan dasar mengenai TCP/IP karena hal ini merupakan dasar dari penggunaan IPTables. Ada (sangat) banyak resource yang mendokumentasikan konsep dasar tentang TCP/IP, baik itu secara online maupun cetak. Silahkan googling untuk mendapatkannya.



Hal berikutnya yang harus anda persiapkan adalah sebuah komputer yang terinstall Linux. Akan lebih baik jika komputer anda memiliki 2 buah network interface card, sebab bisa menjalankan fungsi packet forwarding. Disarankan anda menggunakan linux dengan kernel 2.4 ke atas, karena (setahu saya) linux dengan kernel 2.4 ke atas sudah memiliki dukungan IPTables secara default, sehingga anda tidak perlu mengkompilasi ulang kernel anda. Bagi anda yang menggunakan kernel 2.2 atau sebelumnya, anda harus melakukan kompilasi kernel untuk memasukkan dukungan IPTables. Silahkan lihat tutorial Kompilasi kernel 2.4.x di Linux oleh mas Asfik.



2. Pendahuluan

IPTables memiliki tiga macam daftar aturan bawaan dalam tabel penyaringan, daftar tersebut dinamakan rantai firewall (firewall chain) atau sering disebut chain saja. Ketiga chain tersebut adalah INPUT, OUTPUT dan FORWARD.



Pada diagram tersebut, lingkaran menggambarkan ketiga rantai atau chain. Pada saat sebuah paket sampai pada sebuah lingkaran, maka disitulah terjadi proses penyaringan. Rantai akan memutuskan nasib paket tersebut. Apabila keputusannnya adalah DROP, maka paket tersebut akan di-drop. Tetapi jika rantai memutuskan untuk ACCEPT, maka paket akan dilewatkan melalui diagram tersebut.



Sebuah rantai adalah aturan-aturan yang telah ditentukan. Setiap aturan menyatakan “jika paket memiliki informasi awal (header) seperti ini, maka inilah yang harus dilakukan terhadap paket”. Jika aturan tersebut tidak sesuai dengan paket, maka aturan berikutnya akan memproses paket tersebut. Apabila sampai aturan terakhir yang ada, paket tersebut belum memenuhi salah satu aturan, maka kernel akan melihat kebijakan bawaan (default) untuk memutuskan apa yang harus dilakukan kepada paket tersebut. Ada dua kebijakan bawaan yaitu default DROP dan default ACCEPT.



Jalannya sebuah paket melalui diagram tersebut bisa dicontohkan sebagai berikut:



Perjalanan paket yang diforward ke host yang lain



1. Paket berada pada jaringan fisik, contoh internet.

2. Paket masuk ke interface jaringan, contoh eth0.

3. Paket masuk ke chain PREROUTING pada table Mangle. Chain ini berfungsi untuk me-mangle (menghaluskan) paket, seperti merubah TOS, TTL dan lain-lain.

4. Paket masuk ke chain PREROUTING pada tabel nat. Chain ini berfungsi utamanya untuk melakukan DNAT (Destination Network Address Translation).

5. Paket mengalami keputusan routing, apakah akan diproses oleh host lokal atau diteruskan ke host lain.

6. Paket masuk ke chain FORWARD pada tabel filter. Disinlah proses pemfilteran yang utama terjadi.

7. Paket masuk ke chain POSTROUTING pada tabel nat. Chain ini berfungsi utamanya untuk melakukan SNAT (Source Network Address Translation).

8. Paket keluar menuju interface jaringan, contoh eth1.

9. Paket kembali berada pada jaringan fisik, contoh LAN.



Perjalanan paket yang ditujukan bagi host lokal



1. Paket berada dalam jaringan fisik, contoh internet.

2. Paket masuk ke interface jaringan, contoh eth0.

3. Paket masuk ke chain PREROUTING pada tabel mangle.

4. Paket masuk ke chain PREROUTING pada tabel nat.

5. Paket mengalami keputusan routing.

6. Paket masuk ke chain INPUT pada tabel filter untuk mengalami proses penyaringan.

7. Paket akan diterima oleh aplikasi lokal.



Perjalanan paket yang berasal dari host lokal



1. Aplikasi lokal menghasilkan paket data yang akan dikirimkan melalui jaringan.

2. Paket memasuki chain OUTPUT pada tabel mangle.

3. Paket memasuki chain OUTPUT pada tabel nat.

4. Paket memasuki chain OUTPUT pada tabel filter.

5. Paket mengalami keputusan routing, seperti ke mana paket harus pergi dan melalui interface mana.

6. Paket masuk ke chain POSTROUTING pada tabel NAT.

7. Paket masuk ke interface jaringan, contoh eth0.

8. Paket berada pada jaringan fisik, contoh internet.



3. Sintaks IPTables

iptables [-t table] command [match] [target/jump]



1. Table



IPTables memiliki 3 buah tabel, yaitu NAT, MANGLE dan FILTER. Penggunannya disesuaikan dengan sifat dan karakteristik masing-masing. Fungsi dari masing-masing tabel tersebut sebagai berikut :



NAT : Secara umum digunakan untuk melakukan Network Address Translation. NAT adalah penggantian field alamat asal atau alamat tujuan dari sebuah paket.

MANGLE : Digunakan untuk melakukan penghalusan (mangle) paket, seperti TTL, TOS dan MARK.

FILTER : Secara umum, inilah pemfilteran paket yang sesungguhnya.. Di sini bisa dintukan apakah paket akan di-DROP, LOG, ACCEPT atau REJECT

2. Command



Command pada baris perintah IPTables akan memberitahu apa yang harus dilakukan terhadap lanjutan sintaks perintah. Umumnya dilakukan penambahan atau penghapusan sesuatu dari tabel atau yang lain.



Command

Keterangan



-A

–append

Perintah ini menambahkan aturan pada akhir chain. Aturan akan ditambahkan di akhir baris pada chain yang bersangkutan, sehingga akan dieksekusi terakhir



-D

–delete

Perintah ini menghapus suatu aturan pada chain. Dilakukan dengan cara menyebutkan secara lengkap perintah yang ingin dihapus atau dengan menyebutkan nomor baris dimana perintah akan dihapus.



-R

–replace

Penggunaannya sama seperti –delete, tetapi command ini menggantinya dengan entry yang baru.



-I

–insert

Memasukkan aturan pada suatu baris di chain. Aturan akan dimasukkan pada baris yang disebutkan, dan aturan awal yang menempati baris tersebut akan digeser ke bawah. Demikian pula baris-baris selanjutnya.



-L

–list

Perintah ini menampilkan semua aturan pada sebuah tabel. Apabila tabel tidak disebutkan, maka seluruh aturan pada semua tabel akan ditampilkan, walaupun tidak ada aturan sama sekali pada sebuah tabel. Command ini bisa dikombinasikan dengan option –v (verbose), -n (numeric) dan –x (exact).



-F

–flush

Perintah ini mengosongkan aturan pada sebuah chain. Apabila chain tidak disebutkan, maka semua chain akan di-flush.



-N

–new-chain

Perintah tersebut akan membuat chain baru.



-X

–delete-chain

Perintah ini akan menghapus chain yang disebutkan. Agar perintah di atas berhasil, tidak boleh ada aturan lain yang mengacu kepada chain tersebut.



-P

–policy

Perintah ini membuat kebijakan default pada sebuah chain. Sehingga jika ada sebuah paket yang tidak memenuhi aturan pada baris-baris yang telah didefinisikan, maka paket akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan default ini.



-E

–rename-chain

Perintah ini akan merubah nama suatu chain.



3. Option



Option digunakan dikombinasikan dengan command tertentu yang akan menghasilkan suatu variasi perintah.



Option

Command Pemakai

Keterangan



-v

–verbose

–list

–append

–insert

–delete

–replace

Memberikan output yang lebih detail, utamanya digunakan dengan –list. Jika digunakan dengan

–list, akan menampilkam K (x1.000),

M (1.000.000) dan G (1.000.000.000).



-x

–exact

–list

Memberikan output yang lebih tepat.



-n

–numeric

–list

Memberikan output yang berbentuk angka. Alamat IP dan nomor port akan ditampilkan dalam bentuk angka dan bukan hostname ataupun nama aplikasi/servis.



–line-number

–list

Akan menampilkan nomor dari daftar aturan. Hal ni akan mempermudah bagi kita untuk melakukan modifikasi aturan, jika kita mau meyisipkan atau menghapus aturan dengan nomor tertentu.



–modprobe

All

Memerintahkan IPTables untuk memanggil modul tertentu. Bisa digunakan bersamaan dengan semua command.



4. Generic Matches



Generic Matches artinya pendefinisian kriteria yang berlaku secara umum. Dengan kata lain, sintaks generic matches akan sama untuk semua protokol. Setelah protokol didefinisikan, maka baru didefinisikan aturan yang lebih spesifik yang dimiliki oleh protokol tersebut. Hal ini dilakukan karena tiap-tiap protokol memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga memerlukan perlakuan khusus.



Match

Keterangan



-p

–protocol

Digunakan untuk mengecek tipe protokol tertentu. Contoh protokol yang umum adalah TCP, UDP, ICMP dan ALL. Daftar protokol bisa dilihat pada /etc/protocols.

Tanda inversi juga bisa diberlakukan di sini, misal kita menghendaki semua protokol kecuali icmp, maka kita bisa menuliskan –protokol ! icmp yang berarti semua kecuali icmp.



-s

–src

–source

Kriteria ini digunakan untuk mencocokkan paket berdasarkan alamat IP asal. Alamat di sini bisa berberntuk alamat tunggal seperti 192.168.1.1, atau suatu alamat network menggunakan netmask misal 192.168.1.0/255.255.255.0, atau bisa juga ditulis 192.168.1.0/24 yang artinya semua alamat 192.168.1.x. Kita juga bisa menggunakan inversi.

-d

–dst

–destination

Digunakan untuk mecocokkan paket berdasarkan alamat tujuan. Penggunaannya sama dengan match –src

-i

–in-interface

Match ini berguna untuk mencocokkan paket berdasarkan interface di mana paket datang. Match ini hanya berlaku pada chain INPUT, FORWARD dan PREROUTING

-o

–out-interface

Berfungsi untuk mencocokkan paket berdasarkan interface di mana paket keluar. Penggunannya sama dengan

–in-interface. Berlaku untuk chain OUTPUT, FORWARD dan POSTROUTING



5. Implicit Matches



Implicit Matches adalah match yang spesifik untuk tipe protokol tertentu. Implicit Match merupakan sekumpulan rule yang akan diload setelah tipe protokol disebutkan. Ada 3 Implicit Match berlaku untuk tiga jenis protokol, yaitu TCP matches, UDP matches dan ICMP matches.



a. TCP matches



Match

Keterangan



–sport

–source-port

Match ini berguna untuk mecocokkan paket berdasarkan port asal. Dalam hal ini kia bisa mendefinisikan nomor port atau nama service-nya. Daftar nama service dan nomor port yang bersesuaian dapat dilihat di /etc/services.



–sport juga bisa dituliskan untuk range port tertentu. Misalkan kita ingin mendefinisikan range antara port 22 sampai dengan 80, maka kita bisa menuliskan –sport 22:80.



Jika bagian salah satu bagian pada range tersebut kita hilangkan maka hal itu bisa kita artikan dari port 0, jika bagian kiri yang kita hilangkan, atau 65535 jika bagian kanan yang kita hilangkan. Contohnya –sport :80 artinya paket dengan port asal nol sampai dengan 80, atau –sport 1024: artinya paket dengan port asal 1024 sampai dengan 65535.Match ini juga mengenal inversi.



–dport

–destination-port

Penggunaan match ini sama dengan match –source-port.



–tcp-flags

Digunakan untuk mencocokkan paket berdasarkan TCP flags yang ada pada paket tersebut. Pertama, pengecekan akan mengambil daftar flag yang akan diperbandingkan, dan kedua, akan memeriksa paket yang di-set 1, atau on.



Pada kedua list, masing-masing entry-nya harus dipisahkan oleh koma dan tidak boleh ada spasi antar entry, kecuali spasi antar kedua list. Match ini mengenali SYN,ACK,FIN,RST,URG, PSH. Selain itu kita juga menuliskan ALL dan NONE. Match ini juga bisa menggunakan inversi.



–syn

Match ini akan memeriksa apakah flag SYN di-set dan ACK dan FIN tidak di-set. Perintah ini sama artinya jika kita menggunakan match –tcp-flags SYN,ACK,FIN SYN



Paket dengan match di atas digunakan untuk melakukan request koneksi TCP yang baru terhadap server



b. UDP Matches



Karena bahwa protokol UDP bersifat connectionless, maka tidak ada flags yang mendeskripsikan status paket untuk untuk membuka atau menutup koneksi. Paket UDP juga tidak memerlukan acknowledgement. Sehingga Implicit Match untuk protokol UDP lebih sedikit daripada TCP.

Ada dua macam match untuk UDP:



–sport atau –source-port

–dport atau –destination-port

c. ICMP Matches



Paket ICMP digunakan untuk mengirimkan pesan-pesan kesalahan dan kondisi-kondisi jaringan yang lain. Hanya ada satu implicit match untuk tipe protokol ICMP, yaitu :



–icmp-type

6. Explicit Matches



a. MAC Address



Match jenis ini berguna untuk melakukan pencocokan paket berdasarkan MAC source address. Perlu diingat bahwa MAC hanya berfungsi untuk jaringan yang menggunakan teknologi ethernet.



iptables –A INPUT –m mac –mac-source 00:00:00:00:00:01



b. Multiport Matches



Ekstensi Multiport Matches digunakan untuk mendefinisikan port atau port range lebih dari satu, yang berfungsi jika ingin didefinisikan aturan yang sama untuk beberapa port. Tapi hal yang perlu diingat bahwa kita tidak bisa menggunakan port matching standard dan multiport matching dalam waktu yang bersamaan.



iptables –A INPUT –p tcp –m multiport –source-port 22,53,80,110



c. Owner Matches



Penggunaan match ini untuk mencocokkan paket berdasarkan pembuat atau pemilik/owner paket tersebut. Match ini bekerja dalam chain OUTPUT, akan tetapi penggunaan match ini tidak terlalu luas, sebab ada beberapa proses tidak memiliki owner (??).



iptables –A OUTPUT –m owner –uid-owner 500

Kita juga bisa memfilter berdasarkan group ID dengan sintaks –gid-owner. Salah satu penggunannya adalah bisa mencegah user selain yang dikehendaki untuk mengakses internet misalnya.



d. State Matches



Match ini mendefinisikan state apa saja yang cocok. Ada 4 state yang berlaku, yaitu NEW, ESTABLISHED, RELATED dan INVALID. NEW digunakan untuk paket yang akan memulai koneksi baru. ESTABLISHED digunakan jika koneksi telah tersambung dan paket-paketnya merupakan bagian dari koneki tersebut. RELATED digunakan untuk paket-paket yang bukan bagian dari koneksi tetapi masih berhubungan dengan koneksi tersebut, contohnya adalah FTP data transfer yang menyertai sebuah koneksi TCP atau UDP. INVALID adalah paket yang tidak bisa diidentifikasi, bukan merupakan bagian dari koneksi yang ada.



iptables –A INPUT –m state –state RELATED,ESTABLISHED

7. Target/Jump



Target atau jump adalah perlakuan yang diberikan terhadap paket-paket yang memenuhi kriteria atau match. Jump memerlukan sebuah chain yang lain dalam tabel yang sama. Chain tersebut nantinya akan dimasuki oleh paket yang memenuhi kriteria. Analoginya ialah chain baru nanti berlaku sebagai prosedur/fungsi dari program utama. Sebagai contoh dibuat sebuah chain yang bernama tcp_packets. Setelah ditambahkan aturan-aturan ke dalam chain tersebut, kemudian chain tersebut akan direferensi dari chain input.



iptables –A INPUT –p tcp –j tcp_packets

Target

Keterangan



-j ACCEPT

–jump ACCEPT

Ketika paket cocok dengan daftar match dan target ini diberlakukan, maka paket tidak akan melalui baris-baris aturan yang lain dalam chain tersebut atau chain yang lain yang mereferensi chain tersebut. Akan tetapi paket masih akan memasuki chain-chain pada tabel yang lain seperti biasa.



-j DROP

–jump DROP

Target ini men-drop paket dan menolak untuk memproses lebih jauh. Dalam beberapa kasus mungkin hal ini kurang baik, karena akan meninggalkan dead socket antara client dan server.



Paket yang menerima target DROP benar-benar mati dan target tidak akan mengirim informasi tambahan dalam bentuk apapun kepada client atau server.



-j RETURN

–jump RETURN

Target ini akan membuat paket berhenti melintasi aturan-aturan pada chain dimana paket tersebut menemui target RETURN. Jika chain merupakan subchain dari chain yang lain, maka paket akan kembali ke superset chain di atasnya dan masuk ke baris aturan berikutnya. Apabila chain adalah chain utama misalnya INPUT, maka paket akan dikembalikan kepada kebijakan default dari chain tersebut.



-j MIRROR

Apabila kompuuter A menjalankan target seperti contoh di atas, kemudian komputer B melakukan koneksi http ke komputer A, maka yang akan muncul pada browser adalah website komputer B itu sendiri. Karena fungsi utama target ini adalah membalik source address dan destination address.



Target ini bekerja pada chain INPUT, FORWARD dan PREROUTING atau chain buatan yang dipanggil melalui chain tersebut.



Beberapa target yang lain biasanya memerlukan parameter tambahan:



a. LOG Target



Ada beberapa option yang bisa digunakan bersamaan dengan target ini. Yang pertama adalah yang digunakan untuk menentukan tingkat log. Tingkatan log yang bisa digunakan adalah debug, info, notice, warning, err, crit, alert dan emerg.Yang kedua adalah -j LOG –log-prefix yang digunakan untuk memberikan string yang tertulis pada awalan log, sehingga memudahkan pembacaan log tersebut.



iptables –A FORWARD –p tcp –j LOG –log-level debug

iptables –A INPUT –p tcp –j LOG –log-prefix “INPUT Packets”



b. REJECT Target



Secara umum, REJECT bekerja seperti DROP, yaitu memblok paket dan menolak untuk memproses lebih lanjut paket tersebut. Tetapi, REJECT akan mengirimkan error message ke host pengirim paket tersebut. REJECT bekerja pada chain INPUT, OUTPUT dan FORWARD atau pada chain tambahan yang dipanggil dari ketiga chain tersebut.



iptables –A FORWARD –p tcp –dport 22 –j REJECT –reject-with icmp-host-unreachable

Ada beberapa tipe pesan yang bisa dikirimkan yaitu icmp-net-unreachable, icmp-host-unreachable, icmp-port-unreachable, icmp-proto-unrachable, icmp-net-prohibited dan icmp-host-prohibited.



c. SNAT Target



Target ini berguna untuk melakukan perubahan alamat asal dari paket (Source Network Address Translation). Target ini berlaku untuk tabel nat pada chain POSTROUTING, dan hanya di sinilah SNAT bisa dilakukan. Jika paket pertama dari sebuah koneksi mengalami SNAT, maka paket-paket berikutnya dalam koneksi tersebut juga akan mengalami hal yang sama.



iptables –t nat –A POSTROUTING –o eth0 –j SNAT –to-source 194.236.50.155-194.236.50.160:1024-32000



d. DNAT Target



Berkebalikan dengan SNAT, DNAT digunakan untuk melakukan translasi field alamat tujuan (Destination Network Address Translation) pada header dari paket-paket yang memenuhi kriteria match. DNAT hanya bekerja untuk tabel nat pada chain PREROUTING dan OUTPUT atau chain buatan yang dipanggil oleh kedua chain tersebut.



iptables –t nat –A PREROUTING –p tcp –d 15.45.23.67 –dport 80 –j DNAT –to-destination 192.168.0.2



e. MASQUERADE Target



Secara umum, target MASQUERADE bekerja dengan cara yang hampir sama seperti target SNAT, tetapi target ini tidak memerlukan option –to-source. MASQUERADE memang didesain untuk bekerja pada komputer dengan koneksi yang tidak tetap seperti dial-up atau DHCP yang akan memberi pada kita nomor IP yang berubah-ubah.



Seperti halnya pada SNAT, target ini hanya bekerja untuk tabel nat pada chain POSTROUTING.



iptables –t nat –A POSTROUTING –o ppp0 –j MASQUERADE

f. REDIRECT Target



Target REDIRECT digunakan untuk mengalihkan jurusan (redirect) paket ke mesin itu sendiri. Target ini umumnya digunakan untuk mengarahkan paket yang menuju suatu port tertentu untuk memasuki suatu aplikasi proxy, lebih jauh lagi hal ini sangat berguna untuk membangun sebuah sistem jaringan yang menggunakan transparent proxy. Contohnya kita ingin mengalihkan semua koneksi yang menuju port http untuk memasuki aplikasi http proxy misalnya squid. Target ini hanya bekerja untuk tabel nat pada chain PREROUTING dan OUTPUT atau pada chain buatan yang dipanggil dari kedua chain tersebut.



iptables –t nat –A PREROUTING –i eth1 –p tcp –dport 80 –j REDIRECT –to-port 3128

Tutuorial Squid bisa dilihat di Instalasi Squid, Banner Filter, Porn Filter, Limit Bandwith, Transparan Proxy bikinan mas Hanny.



4. Penutup

Demikian dasar-dasar dari IPTables beserta komponen-komponennya. Mungkin anda masih agak bingung tentang implementasi dari apa yang telah dijelaskan di atas. Insya Allah dalam tulisan yang akan datang, saya akan memberikan beberapa contoh kasus jaringan yang menggunakan IPTables. Yea.. may I have enough power to do it )



5. Change Log

Langkah Pembuatan Web Server Slackware 10.2






Kadang orang berfikir apa sih tu yang namanya web server, apa sih gunanya??, emang ntar ada gunanya setelah kita pelajari???

Nah yang demikian yang harus di beri penjelasan, dan pengertian tentang guna dan fungsi ,

Padahal setiap kali dia browsing di internet secara tidak sadar dia telah menggunakan jasa web server??; loh kok bisa??

Ya dunk, kan setiap kita browsing = mendownload konten( berupa file) yang akhirnya disusun menjadi sebuah website di komputer kita..

Sebagai misal saat kita browsing di www.kompas.com sebenarnya kita telah mendownload file penyusun web tersebut. Seperti ada halaman index, halaman berita, halaman menu, halaman profil, dll..

Dah sedikit jelas bukan??oleh karena itu sebelum kita mengorbitkan web kita di internet dibutuhkan web server yang bertugas menyimpan file2 website kita..

Nah untuk lebih jelasnya untuk membuat web server akan saya jelaskan cara membuat web server dengan menggunakan linux slackware 10 dengan paket yang built-in cd.. oke deh sebelum semuanya di buat kan perlu alat dan bahan, diantaranya ini :

· Seperangkat computer( pastinya lengkap dunk, n mash dalam kondisi prima)

· Cd slackware 10

· Cemilan

· Dan minuman ( soalnya anda akan berada di depan computer cukup lama, mangkanya butuh minum, J)

1) Pertama yang perlu anda lakukan adalah menginstal OS linux slackwarenya

2) Pastikan paket bind ( untuk pembuatan dns bisa dilihat di postingan sebelumnya) dan apache ( paket untuk pembuatan web server, sudah terinstal di computer anda

3) Setelah terinstall OS segera check di pkgtool apakah paket sudah ada “sudah terinstall” atau belum

4) Setelah terinstall segera buat sebuah domain sebagai berikut :

rifqi.go.id ----------> domain utama

latar.rifqi.go.id --------> subdomain

5) Lupa ya cara buatnya? Ok deh saya tuntun sedikit yaw;

6) Buka file : /etc/named.conf, akan muncul tampilan berikut :

7) Kita buat saja file zonenya( rifqi.zone) dan ptr nya( 204.168.192.in-addr.arpa)

8) Ketikan seperti gambar diatas

9) Setelah itu buat file zone sesuai dengan source yang telah kita buat :

/var/named/rifqi.zone

/var/named/204.168.192.in-addr.arpa

10) Ni ni isinya :



11) Kalau sudah di ketik semua segera restart bind anda dengan perintah :

/etc/rc.d/rc.bind restart

12) Kalau sudah segeratest domain anda,

13) Untuk mengetesnya anda perlu mengisi name server pada file /etc/resolve.conf

Sprt berikut : nameserver 192.168.204.1

14) Kalau sudah tinggal test menggunakan perintah : nslookup

15) Lalu ketikkan rifqi.go.id

16) Jika telah muncul seperti gambar dibawah berarti telah berhasil :

17) Nah pembuatan domain telah selesai, selanjutnya langsung saja kita menuju pembuata web server nya

18) Nah siap – siap dulu, ambil napas, and minum dulu donk?? Kan dah capek baca tu mpe’ matanya belekan…. J

19) Cukup mudah koq anda tinggal menjalankan paket apache nya

#apachectl start

20) Setelah itu buka file /etc/apache/httpd.conf ( ni ni file utama yang kita manipulasi)

21) Langsung cari baris berikut ini

22) Segera ketikkan seperti gambar diatas untuk rifqi.go.id dan latar.rifqi.go.id

23) Lalu buat document root : /var/www/htdocs/ & /var/www/htdocs/latar ( untuk pembuatan tempat web kita..

24) Setelah di buat di httpd.conf segera buat file untuk penanda nya( file index.html)di kedua direktori diatas

25) Pico index.html isinya seperti gambar dibawah :

26) Setelah dibuat ke 2 filenya lalu restart apachenya

Apachectl restart

27) Lalu coba browsing di rifqi.go.id dan latar.rifqi.go.id

28) Dengan perintah : lynx rifqi.go.id

Maka akan tampil halaman default apache( karena kita tidak merubah sedikit pun)

29) dan : lynx latar.rifqi.go.id

akan tampil tulisan selamat datang di sub domain latar.rifqi.go.id

30) Maka pembuatan webserver telah selesai, selamat mencoba ???smoga sukses???

*****selesai******

By : rifqi fauzi

TV ONLINE

Telekomunikasi









Indosat Blog Contest(sinyalkuat.co.cc)


Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian infomasi, dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam kaitannya dengan 'Telekomunikasi' bentuk komunikasi jarak jauh dapat dibedakan atas tiga :

* Komunikasi Satu Arah (Simplex). Dalam komunikasi satu arah (Simplex) pengirim dan penerima informasi tidak dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh :Pager, televisi, dan radio.
* Komunikasi Dua Arah (Duplex). Dalam komunikasi dua arah (Duplex) pengirim dan penerima informasi dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh : Telepon dan VOIP.
* Komunikasi Semi Dua Arah (Half Duplex). Dalam komunikasi semi dua arah (Half Duplex)pengirim dan penerima informsi berkomunikasi secara bergantian namun tetap berkesinambungan. Contoh :Handy Talkie, FAX, dan Chat Room

Komponen dasar

Untuk bisa melakukan telekomunikasi, ada beberapa komponen untuk mendukungnya yaitu :

* Informasi : merupakan data yang dikirim/diterima seperti suara, gambar, file, tulisan
* Pengirim : merubah informasi menjadi sinyal listrik yang siap dikirim
* Media transmisi : alat yang berfungsi mengirimkan dari pengirim kepada penerima. Karena dalam jarak jauh, maka sinyal pengirim diubah lagi / dimodulasi agar dapat terkirim jarak jauh.
* Penerima : menerima sinyal listrik dan merubah kedalam informasi yang bisa dipahami oleh manusia sesuai yang dikirimkan.

Analog dan digital

Dalam merubah informasi menjadi sinyal listrik yang siap dikirim, ada dua model yang dipakai. Pertama adalah merubah informasi ke sinyal analog dimana sinyal berbentuk gelombang listrik yang kontinue (terus menerus) kemudian dikirim oleh media transmisi. Kedua adalah sinyal digital, dimana setelah informasi diubah menjadi sinyal analog kemudian diubah lagi menjadi sinyal yang terputus-putus (discrete). Sinyal yang terputus-putus dikodekan dalam sinyal digital yaitu sinyal "0" dan "1". Dalam pengiriman sinyal melalui media transmisi, sinyal analog akan terkena gangguan, sehingga di sisi penerima sinyal tersebut terdegradasi. Sementara untuk sinyal digital, selama gangguan tidak melebih batasan yang diterima, sinyal masih diterima dalam kualitas yang sama dengan pengiriman.

Perkembangan sistem telekomunikasi

Sejak ditemukan telephone oleh Graham Bell, telekomunikasi telah berkembang pesat, bahkan bija jadi tercepat diantara sistem lain. Terutama setelah ditemukan transistor, Integrated Circuit (IC), sistem prosesor, dan sistem penyimpanan.

Pembuatan DNS Server Pada Linux Slackware (BIND9)


DNS Server adalah sistem berbentuk database terdistribusi yang akan memetakan nama host/mesin/domain ke alamat IP (Internet Protocol) dan sebaliknya dari alamat IP ke nama host yang disebut dengan reverse-mapping.

Dari sini lah akan terbentuk sebuah nama system yang memudahkan kita untuk memanggil host, atau ip, misalnya : www.smkn3metro.sch.id = 192.168.2.1.

Ketika kita membuka domain diatas maka akan terpanggil ip 192.168.2.1 begitu pula sebaliknya, dengan demikian akan memudahkan kita mengingat alamat.

Ketika bind telah di instal maka akan ada file contoh yakni localhost file nya ada di :

var/named/caching-example/named.ca
var/named/caching-example/named.local
var/named/caching-example/localhost.zone

namun selain file diatas kita membutuhkan 1 file yang berfungsi untuk mendefinisikan file configure kita yakni :

etc/named.conf

setelah bind terinstal dan kita check dari ke 4 file diatas ada maka kita akan memulai mengkonfigurenya

Berikut adalah isi dari file named.conf yang masih default :

options {
directory “/var/named”;
/*
* If there is a firewall between you and nameservers you want
* to talk to, you might need to uncomment the query-source
* directive below. Previous versions of BIND always asked
* questions using port 53, but BIND 8.1 uses an unprivileged
* port by default.
*/
// query-source address * port 53;
};

//
// a caching only nameserver config
//
zone “.” IN {
type hint;
file “caching-example/named.ca”;
};

zone “localhost” IN {
type master;
file “caching-example/localhost.zone”;
allow-update { none; };
};

zone “0.0.127.in-addr.arpa” IN {
type master;
file “caching-example/named.local”;
allow-update { none; };
};

###################

Misalnya kita ingin membuat domain rifqi.com dengan ip 192.168.1.1 maka kita buat entry dari rifqi.zone seperti ini :

zone “rifqi.com” IN {
type master;
file “rifqi.zone”;
allow-update { none; };
};

zone “1.168.192.in-addr.arpa” IN {
type master;
file “192.168.1.zone”;
allow-update { none; };
};

selanjutnya kita simpan tambahan configure diatas lalu pindah ke direktori lain

. Seperti kita definisikan sebelumnya di file named conf bahwa direktory dari bind berada di /var/named/ :

directory “/var/named”;

untuk mempermudah pekerjaan saya sarankan untuk mengcopy saja entry dari localhost dan reversenya, untuk menghindari kesalahan pengetikan. Kecuali jika anda sudah hafal isi didalam nya, akan lebih baik mengetik manual untuk mempertajam daya ingat.
Setelah membuat perubahan pada file named.conf sekarang kita buat filenya, seperti yang telah di defenisikan bahwa file yang digunakan oleh domain “rifqi.com” adalah “rifqi.zone” dan reversenya adalah “192.168.1.zone”. Saya juga menyarankan untuk mengcopy saja dari file zone localhost.

# cp localhost.zone rifqi.zone
# cp named.local 192.168.1.zone

Setelah hasil copy selesai maka buka file tersebut maka gantikan localhost dengan nama domain sewaktu kita buat di named.conf seperti berikut :

$ TTL 86400
$ IN SOA rifqi.com. root.rifqi.com (

42 ; serial (d. adams)
3H ; refresh
15M ; retry
1W ; expiry
1D ) ; minimum

IN NS rifqi.com.
IN A 192.168.1.1

dns IN CNAME ns.rifqi.com
www IN CNAME rifqi.com

Selanjutnya kita buat adalah reverse dari rifqi.com dengan membuka file

#pico var/named/192.168.1.zone

Lalu ubah pengaturan menjadi berikut :

$ TTL 86400
$ IN SOA rifqi.com. root.rifqi.com (

43 ; serial (d. adams)
3H ; refresh
15M ; retry
1W ; expiry
1D ) ; minimum

IN NS rifqi.com.

1 IN PTR rifqi.com.

Jika sudah selesai, silahkan merestart bind :
# /etc/rc.d/rc.bind restart

Setelah itu kita dapat mencoba dns yang kita buat di computer local kita dengan syarat kita harus mengisikan alamat dns pada file

#/etc/resolve.conf

Isikan

nameserver 192.168.1.1

setelah itu simpan dan lakukan perintah

#nslookup

>rifqi.com

Jika sudah terdefinisi berarti sudah berhasil, setelah itu kita coba zona PTR nya

#nslookup

>192.168.1.1

Jika sudah terdefinisi berarti sudah berhasil,

@@@SELESAI@@@

By : rifqi fauzi